Tuhan Maha Romantis
Pengarang : Azhar Nurun Ala
Penerbit : azharologia
Tahun terbit : 2015
Tebal buku : 212 halaman
Sinopsis
Di Batas Asa
Aku masih
duduk dalam kedai itu, ditemani dua cangkir kopi dingin yang bahkan nampaknya
lebih setia untuk terus denganku daripada kamu yang telah beranjak. Keegoisanku
mulai hadir, mendramatisasi setiap hal yang terjadi. Bagaimanapun, aku tidak
pernah membayangkan kita kembali dipertemukan dalam situasi sepelik ini –setidaknya
bagiku.
Bagaimana
rasanya dipertemukan, jatuh cinta, dipisahkan bertahun-tahun tanpa kejelasan
apa-apa, lalu dipertemukan kembali dalam ruang ketakberdayaan? Di ruang itu
kita bisa saling menyapa, tapi kita masing-masing terpaksa menjadi orang lain. Karena
menjadi diri sendiri hanya menabur garam pada tiap inchi luka yang kita
rasa –luka yang kita ciptakan sendiri.
Novel ini
bercerita tentang perjalanan cinta dua insan yang saling diam, diam-diam tertawan oleh rindu. Seorang laki-laki bernama
Rijal Rafsanjani yang lugu dalam urusan perasaan, seorang yang gagu dalam memetik
perjumpaan dengan kekasih yang ia dambakan. Dan Annisa Larasaty adalah seorang gadis
yang selalu menawannya dalam kerinduan yang panjang. Gadis yang taat pada agama
dan pandai membungkam hatinya untuk meluapkan rasa. Jadilah dua insan saling
cinta yang terpendam oleh rindu di hati keduanya, tak ada yang tahu.
Pertemuan yang
tak tertulis dalam catatannya hadir tiba-tiba mengisi lembaran-lembaran
hidupnya, seorang Rijal. Dan ketika Rijal sudah bertekad ingin mengikat janji
pernikahan dengan Annisa, pasca wisuda, perpisahan dihadirkan kepada mereka
berdua. Annisa Larasaty seolah raib dari pandangannya tanpa kabar, tanpa suara,
tanpa jejak, tanpa kata. Semua seolah bungkam tidak ada yang tahu kemana
perginya. Bahkan sahabatnya, Tasya, pun tidak mengetahui keberadaannya. Jadilah
Rijal tertawan oleh rindu yang panjang tanpa ada kejelasan.
Sekian lama, akhirnya
Tuhan menghadiahkan sebuah pertemuan kembali diantara keduanya. Namun disitu
menjadi awal mula luka tercipta di hati pemilik cinta. Atas kepatuhan seorang
anak kepada ibundanya, Rijal menerima dengan terpaksa pertunangan dengan
wanita, anak dari kerabat keluarganya. Bagaimanakah nasib Annisa Larasaty, atas
luka yang diterimanya melihat kenyataan bahwa laki-laki yang ia cintai telah
mengikat janji dengan gadis lain bernama Aira? Bagaimana pula perasaan seorang
Rijal ketika dihadapkan pada dilema sebuah kewajiban menjadi anak yang berbakti
dengan orang tua namun hatinya menolak untuk ingin memperjuangkan kembali cintanya
kepada Annisa?
Tuhan Maha
Romantis, setiap jengkal kejadian terdapat hikmah yang tertulis. Apa-apa yang
baik menurut kita belum tentu baik buat kita, dan Tuhan adalah pemilik skenario
terbaik sepanjang masa. Dalam novel ini, kita akan disuguhi oleh nuansa sastra
yang indah dalam setiap deretan kata yang tertuang didalamnya. Azhar Nurun Ala
sangat pandai mengolah rasa dan dituangkannya dalam frasa. Buku menarik untuk
dibaca bagi kalian yang rindu akan cinta, rindu kepadaNya.









