FREKUENSI

3:15:00 AM Brian zenict 2 Comments



Kita terlahir memang berbeda
Pada ruang dan waktu yang tak sama
Dalam gugus bintang yang berlainan
Dan jarak menjaga kita
entah berapa lama
Tak peduli musim terus berganti
entah berapa kali
Tinta pertemuan telah mengering
Tertulis nama kita untuk saling bersanding
Tak lama lagi

Maka kamu yang disana
Tak perlu risau mencari dan tergesa
Usah kau bersedih menunggu lama

Kelak saat kita bertemu
Ku kan mudah mengenalimu
Suaramu…
Yang mampu menggetarkan hatiku hanya
Senyummu…
Sebab jantung ini berdegup lebih lama
Dan tutur sikapmu
Telah lama aku mengenalnya
Karena kita pernah bertemu sebelumnya
Jiwa kita saling mengenal sejak lama
Hati kita telah terpaut oleh janji untuk saling bersama
Dihadapan-Nya

Maka getar itu
Aku mengenalinya


Karna frekuensi kita sama.


oleh Brianzenict

selesai ditulis
14122016

Sourcephoto:Unsplash.com

2 komentar:

  1. kind of touching heart word... jika suara dan bahasa tak cukup mewakili rasa, maka cukuplah bait2 kata yang menerjemahkannya...

    terus menulis, dan tulislah dengan rasa, maka kata akan berjiwa

    BalasHapus
  2. "Tulislah dengan rasa, maka kata akan berjiwa" ya..

    sipp.

    Saya kira menulis itu dengan tangan, wkwkk

    BalasHapus