Secangkir Rindu
Senyum itu,
Ya, Senyum yang malu – malu
Senyum itu milikmu
Itulah senyum yang slalu menawan hatiku
Dan mata itu,
Mata yang bening itu milikmu
Sebening embun penyejuk jiwaku
Rona yang bulat itu,
Ah, ingin skali ku cubit pipimu
Dan bibir mungilmu
Begitu manis madu
Sejukkan jiwa yang mendengarnya
Oh,gadis berkerudung biru
Indah nian namamu
Elok pula parasmu
Ku temukan kehangatan disana
Dalam sikap dan tingkahmu
Ku jumpai kelembutan jiwa
Dalam tutur katamu
Oh maafkan daku menilaimu
Terlalu dini ku mengucap cinta
Mengenalpun tak jua
Satu hal ku akui kini
Engkau sukses membuatkanku
Secangkir rindu…










wiiih...
BalasHapus